FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Hujan dan Tanggul Jebol Penyebab Banjir Tangerang

Salah satu perumahan warga di Kota Tangerang terendam banjir akibat hujan deras yang menjebol Tanggul Situ Bulakan sejak Rabu (11/5/2022) dini hari. (Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Jebolnya Tanggul Situ Bulakan saat hujan deras diduga kuat menjadi penyebab terendamnya sebuah kecamatan di Kota Tangerang.

Tanpa ampun, banjir pun menerjang wilayah Kecamatan Periuk hingga merendam jalan protokol dan pemukiman warga setempat.

"Hujan yang terjadi sejak dini hari tadi telah menyebabkan banjir di sejumlah pemukiman warga," ungkap Wakil Wali Kota Tangerang kepada wartawan di Tangerang, Rabu (11/5/2022).

Dari laporan yang diterima, banjir menerjang Perumahan BMR, Perumahan Taman Cibodas atau kolong flyover Jalan Gatot Subroto serta Perumahan Total Persada.

"Tanggul yang jebol tersebut terjadi di Jalan Alamanda dan dekat Situ Bulakan. Sekarang sedang dilakukan penanganan oleh petugas PUPR dan BPBD," kata Sachrudin.

Sejak malam hari, petugas sudah turun ke lapangan dan melakukan penangan.

Mulai dari penyedotan air dan penanganan turap yang jebol.

Dinas Perhubungan bersama Satpol PP juga membantu kelancaran lalu lintas.

"Penanganan terus kita lakukan. Ketinggian air sudah menurun, semoga sore ini bisa selesai semua dan dapat dilakukan perbaikan tanggul yang jebol," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kawasan kediaman Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Jalan Sinar Hati, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci terendam banjir setinggi 40 sentimeter, Rabu (11/5/2022) dini hari. 

Hal itu akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Tangerang pada Selasa (10/5/2022) malam.

"Ada delapan titik banjir di Kota Tangerang, salah satunya Jalan Sinar Hati dengan ketinggian air 40 senti meter," ungkap Ghufron Falveli, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

Informasi yang dihimpun RRI.co.id, delapan titik banjir di Kota Tangerang adalah Jalan Bumi Mas Raya, Cikokol, Tangerang setinggi satu meter.

Taman Royal 3, Poris Plawad, Cipondoh kedalaman 40 sentimeter, Mutiara Pluit, Periuk 40 senti meter, Jalan Sinar Hati, Sukajadi, Karawaci 40 senti meter, Jalan Cimone Alfa Raya No. 1, RT. 006/07, Cimone, Karawaci 40 sentimeter, Jembatan Alamanda, Gembor, Periuk satu meter, bawah flyover Taman Cibodas satu meter, dan Cimone Mas Permai, RW. 05 kurang lebih 60 sentimeter.

Sementara, pohon tumbang terjadi di Jalan Anggrek, Perumahan Taman Cibodas, RT. 003/06, Sangiang Jaya, Periuk dan Jalan Bayur, dengan titik kenal dekat PLN pinggir kali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar