FOKUS: #G20

Merah Putih dan Bendera PBB Berkibar Selama GPDRR

Bendera Merah Putih dan PBB berkibar di Bali Nusa Dua Convention Center, tempat berlangsungnya GPDRR ke-7. Ini menandai selama acara GPDRR, pengamanan dilakukan secara bersama antara petugas Indonesia dan PBB. (Foto: Ist/BNPB)
Perwakilan Khusus Sekjen PBB Mami Mizutori menyerahkan Bendera PBB kepada pengibar bendera dari UNDSS (kiri). Sementara Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyerahkan Bendera Merah Putih kepada pengibar bendera dari TNI-AD (kanan). (Foto: Ist/BNPB)
Pengibaran Bendera Merah Putih dan Bendera PBB di arena GPDRR ke-7 di Bali Nusa Dua Convention Center, Minggu 22/5/2022). Ini menandai bahwa pengamanan di area sidang GPDRR akan dilaksanakan antara Indonesia dan PBB. (Foto: Ist/BNPB)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyerahkan Bendera Merah Putih kepada pengibar bendera dari TNI-AD,. (Foto: Ist/BNPB)

KBRN, Badung: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto SSos, MM, bersama Perwakilan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mami Mizutori menghadiri upacara pengibaran Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bendera PBB di halaman Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Minggu (22/5).

Upacara pengibaran bendera itu dimaknai sebagai dimulainya kerja sama dan kolaborasi yang baik serta saling percaya antara Pemerintah Indonesia dan PBB yang diwujudkan dalam pelaksanaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang ke-7 di tahun 2022.

Hal ini sekaligus menandai berlakunya "blue zone" mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan selama konferensi berlangsung, yakni pengelolaan pengamanan wilayah BNDCC dan Bali International Convention Center (BICC) dilakukan secara bersama-sama antara aparat keamanan Indonesia dan PBB.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan PBB menandatangani perjanjian kerja sama pengamanan saat GPDRR ke-7 ini. Penandatanganan nota kesepahaman antara dua pihak ini diselenggarakan di Nusa Dua, Rabu (27/4/2022) bulan lalu.

Nota Kesepahaman tersebut memfokuskan pada kerja sama pengamanan yang nantinya mengatur peran TNI, Polri dan Departemen Keselamatan dan Keamanan PBB (United Nations Department for Safety and Security - UNDSS).

Perwakilan khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori dalam sambutan singkat mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang telah memfasilitasi kegiatan GPDRR yang ke-7 di Bali. Mami Mizutori berharap semoga melalui kegiatan ini didapatkan solusi yang telah  dirumuskan sebagai implementasi Kerangka Kerja Sendai (Sendai Framework) sehinggga terjadi ketangguhan bangsa-bangsa dalam menghadapi bencana melalui resiliensi yang berkelanjutan.

“Semoga melalui kegiatan ini didapatkan solusi dan pencapaian praktik-praktik dari implementasi Sendai Framework untuk pengurangan risiko bencana dan lebih meningkatkan ketangguhan secara menyeluruh melalui sustainable resilience," ungkap Mizutori.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang juga menjadi Wakil Ketua I Panitia Nasional GPDRR 2022, mengajak kepada seluruh yang hadir dalam perhelatan GPDRR 2022 untuk memberikan upaya terbaik demi suksesnya kegiatan tersebut. 

“Mari kita bangkit bersama, bangkit menjadi lebih kuat, menuju ketangguhan bangsa dan dunia dalam menghadapi bencana melalui resiliensi yang berkelanjutan,” kata Suharyanto.

Usai memberikan sambutan, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Perwakilan khusus Sekjen PBB Mami Mizutori menyerahkan bendera kepada tim pengibar dari TNI AD Kodam IX/Udayana dan United Nations Department for Safety and Security (UNDSS) dengan iringan musik dari Satuan Musik Militer (Satsikmil) Ajendam IX/Udayana.

Hadir dalam pengibaran bendera tersebut Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Zaherman Muabezi, Deputi Kemenko PMK, Danrem 163 Wirasatya Kol. Inf. Choirul Anam dan tamu VIP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar