Ratusan KK di Meulaboh Terdampak Banjir Rob 

Warga menyelamatkan harta benda saat terjadinya pasang air laut (rob) di pesisir pantai di kawasan Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Ahad (3-7-2022) siang. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

KBRN, Jakarta: Pusdalops BPBD Kab. Aceh Barat melaporkan ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir rob di Desa Pasir dan Desa Ujung Kalak di Meulaboh, Aceh Barat. 

"Untuk data terakhir kami terima tadi sore itu, kami cekuntuk Desa Pasir ada 52 KK dan Desa Ujung Kalak ada 87 KK," kata Pusdalops BPBD Kab. Aceh Barat Asrajudin dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin (4/7/2022).

Dilaporkan, warga telah kembali ke rumah masing-masing menyusul surutnya banjir rob tersebut.

"Sudah kembali ke rumah masing-masing dan kemarin sore dari mengungsi dan ada yang masih berada di rumah saudaranya yang tidak terkena air laut," ungkapnya.

Ia menjelaskan banjir rob di daerah tersebut memang sudah sering terjadi.

"Setiap air laut pasang, itu Desa Pasir dan Ujung Kalak selalu banjir rob dan banjir rob kali ini yang paling parah dibanding sebelumnya," jelasnya. 

Sementara itu, Bupati Aceh Barat H. Ramli M.S. telah memerintahkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk segera membantu masyarakat yang menjadi korban banjir rob di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

"Saya sudah perintahkan kepada pihak BPBD agar mengerahkan alat berat dan personel untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam," kata Bupati Ramli, Senin (4/7/2022) seperti dikutip Antara.

Ia menekankan bahwa masyarakat yang menjadi korban bencana alam harus segera mendapatkan bantuan dan penanganan yang lebih tepat dan serius.

Selain itu, Bupati juga memerintahkan Dinas Sosial Aceh Barat agar segera menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.

Ramli juga meminta kepada seluruh personel terkait dengan kebencanaan agar bersiaga di lokasi bencana banjir rob guna membantu masyarakat sekaligus melaporkan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat agar segera mendapatkan bantuan masa panik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar