Erosi di Aceh Singkil, Rumah Terancam Amblas

Perumahan masyarakat terancam amblas akibat pengikisan tanah (erosi) di sepanjang Bantaran Sungai Cinendang, Desa Silatong, Kecamatan, Kabupaten Aceh Singkil. (foto: RRI.co.id)

KBRN, Jakarta: Pengikisan tanah (erosi) terjadi di sepanjang Bantaran Sungai Cinendang, Desa Silatong, Kecamatan, Kabupaten Aceh Singkil. Kejadian ini mengakibatkan perumahan warga terancam amblas.

"Kondisinya sisi tebing sungai yang amblas itu sekitar satu meter sudah sampai dapur warga," kata Kepala Desa Silatong Aceh Singkil Habibi Bancin dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (5/8/2022).

Meski demikian, kata Habibi, warga tetap berada di rumahnya tersebut. 

"Warga masih berada di rumah, masih tidak mau mengungsi sementara karena nyaman dan memang cuaca lumayan cerah," ujarnya.

Dilaporkan, tiga kepala keluarga (KK) di Desa tersebut, terancam kehilangan tempat tinggal (rumah) karena jarak rumah dengan bibir sungai hanya berjarak satu meter.

"Dia sama anak-anaknya di rumah itu kan 8 orang jumlahnya dalam satu rumah, kemudian rumah satu lagi ada 4 orang, dua rumah ini yang paling rentan," kata Habibi menyebutkan.

Habibi menjelaskan perumahan warga terancam amblas itu karena hujan turun selama dua hari kemarin mengakibatkan longsor. 

"Tahun-tahun sebelumnya kan sedikit demi sedikit sudah tergerus sepanjang pemukiman kampung Silatong," kata dia menjelaskan.

Habibi menjanjikan sebidang tanah bagi warga yang ingin direlokasi. Hal ini lantaran warga tersebut tidak mempunyai tanah untuk membangun rumah kembali.

"Rumah itu setelah dicek pak Bupati layak dibantulah," ujarnya. 

Selain itu, ia meminta warga untuk mengurangi aktivitas di sekitar bantaran sungai karena berpotensi amblas.

Lebih lanjut, Habibi juga  meminta agar kejadian ini segera ditangani agar warga tetap aman.

"Jika tidak secepatnya dilakukan penanganan, dikhawatirkan abrasi di belakang rumah penduduk tersebut akan meluas dan mengancam perumahan," kata Habibi menegaskan.. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar