Banjir Kapuas Hulu, Sebuah Jembatan Putus

Hujan yang turun deras Jumat (6/5/2022) sekitar pukul 21.00 Wib kemarin menyebabkan Jembatan yang melintasi Sungai Teriak Lompor di Desa Setya Jaya akses menuju Desa Lulang Kecamatan Teriak hanyut. (foto: Mediakalbarnews.com)

KBRN, Jakarta: Banjir yang melanda Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mengakibatkan sebuah jembatan putus. 

Putusnya jembatan menyebabkan aktivitas lumpuh total menuju desa Lulang karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

"Satu jembatan di Desa Jerenjang itu putus karena banjir bah, dan perbaikan jembatan menunggu airnya surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (5/8/2022).

Menurutnya, jembatan yang putus itu merupakan jembatan penghubung desa. 

"Jalan penghubung desa ke ibu kota kecamatan dan masyarakat masih bisa melewati jalan alternatif yang lain," ujarnya.

Disampaikan Gunawan, untuk saat ini akibat luapan sejumlah sungai tersebut sudah merendam sejumlah desa. Di Kecamatan Putussibau Utara banjir merendam Desa Tanjung Lasa, Sibau Hulu, Sibau Hilir dan Desa Padua Mandalam.

Di Kecamatan Putussibau Selatan yaitu Desa Tanjung Lokang dan sejumlah daerah dataran rendah lainnya seperti Teluk Barak dan Tanjung Jati.

Kemudian di Kecamatan Pengkadan banjir merendam Desa Pengkadan Hilir. Di Kecamatan Silat Hilir banjir terjadi di Desa Miau Merah dan untuk Kecamatan Seberuang banjir terjadi di Desa Sejiram dan Desa Jerenjang.

Menurut dia, banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dengan kedalaman air rata-rata 50 centimeter hingga satu meter.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar