22 Hari, Indonesia Diguncang 59 Kali Gempa

Pekerja memanggul kabel telepon di lokasi gempa bumi Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (20/1/2021). Pasca Gempa bumi Sulawesi Barat berkekuatan Magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1) lalu, pihak Telkom melakukan percepatan pemulihan jaringan telefon dan internet. ANTARA FOTO (Akbar Tado)

KBRN, Jakarta: Sejak awal 2021, tercatat sudah 59 kali gempa bumi mengguncang Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati.

Periode kegempaan yang dimaksudkan Dwikorita adalah dalam kurun waktu 1-22 Januari 2021.

"Bagaimana dengan 2021? Ini baru sekitar 23 hari. Nah, ternyata kejadian gempa bumi sudah 59 kali terjadi. Ini data kemarin. Artinya, hampir tiap hari terjadi gempa bumi di Indonesia," kata Dwikorita dalam konferensi pers di kanal YouTube BMKG di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Dwikorita lantas membandingkan data aktivitas gempa bumi yang terjadi pada Januari 2020 lalu yang tercatat total 56 kali kejadian.

Ia mengakui bahwa tren aktivitas kegempaan di Indonesia pada awal tahun 2021 ini mengalami tren peningkatan ketimbang tahun sebelumnya.

"Kita memang melihat, (ada) tren peningkatan aktivitas kegempaan di wilayah Indonesia," ucapnya.

Selain itu, Dwikorita juga mengungkapkan data bahwa aktivitas kegempaan di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya. 

Ia mencatat aktivitas kegempaan sebelum tahun 2017 hanya berkisar pada 5-6 ribu kali aktivitas kegempaan.

Namun, angka itu mengalami peningkatan pada tahun 2017 dengan intensitas 6-7 ribu kali aktivitas gempa bumi. Sedangkan, pada tahun 2018 aktivitas kegempaan kembali naik pesat menjadi 11 ribu kali kejadian.

"Dan 2019 masih di atas 11.500 kali gempa. Namun 2020 agak menurun. Kami catat 2020 kemarin kejadian gempa sekitar angka 8 ribuan," kata Dwikorita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00