Gempa Sulbar: Seribu Ton Pangan Dikirim ACT

KBRN, Jakarta: Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah mengirim kapal kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (27/1/2021). 

Kapal kemanusiaan ACT ini telah membawa 1.000 ton bantuan pangan dan logistik yang dihimpun dari publik.

"Seribu ton logistik pangan yang dihimpun ACT dari masyarakat bangsa indonesia, bantuan ini dari semua elemen bangsa," ungkap Dewan Pembina ACT Ahyudin di Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2021).

Ahyudin mengatakan, dalam kapal kemanusiaan ini akan membawa 500 ton beras yang dikumpulkan dari Lumbung Pangan Wakaf (LPW) Global Wakaf ACT.

"Dan 500 ton sisanya terdiri dari air minum wakaf, pangan, selimut, dan kebutuhan logistik para korban bencana," ujar Ahyudin.

Sementara itu, Presiden ACT Ibnu Khajar menyampaikan bahwa di lokasi, pihaknya sudah menyiapkan 81 posko dan 400 relawan untuk mendistribusikan bantuan logistik tersebut.

Dia mengatakan bantuan ini diperkirakan akan tiba, pada Sabtu (30/1/2021) mendatang.

Saat ini, menurut data BNPB, korban bencana gempa Sulbar mengungsi sebanyak 78 ribu jiwa. Harapannya, bantuan kemanusiaan ini bisa mencukupi kebutuhan sampai dua bulan ke depan.

"Setelah ini dikirim Rabu ini, tiga hari empat malam akan nyampe. Perkiraan kita 1.000 ton ini bisa sampai satu sampai dua bulan kebutuhan logistik," kata Ahyudin.

Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Dadang Solihin mengapresiasi gerakan ACT dalam tanggap merespon kejadian bencana alam di Indonesia. Ia berharap akan muncul para dermawan lainnya yang hatinya tergerak untuk membantu para pengungsi.

"Mereka membutuhkan bantuan, karena itu, apresiasi yang sangat tinggi kepada ACT yang selalu hadir dalam barisan depan dalam merespon bencana," kata Dadang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00