Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas

Sejumlah titik api masih muncul di area kebakaran lahan gambut di Aceh Selatan. Petugas mengalami kendala karena sumber air terbatas. Foto : Dok BPBD

KBRN, Tapaktuan: Memasuki hari ke 10, kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan belum mampu dipadamkan.

Tim gabungan diantaranya BPBD Aceh Selatan, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya masih berjibaku memadamkan api yang meluas hingga 80 hektar setelah bertambah 18 hektar. 

"Kebakaran meluas menjadi 80 hektar, telah terkendali (dipadamkan) 38 hektar, masih berasap 42 hektar. Sampai saat ini api belum berhasil dipadamkan," kata Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD Aceh Selatan Fadli Syuhada pada rri.co.id, Jumat (26/2/2021).

Fadli mengungkapkan, kendala saat pemadaman api antara lain karena sumber air terbatas dan jalan tidak dapat diakses armada damkar.

Ditambah lagi, cuaca di wilayah Kabupaten Aceh Selatan saat ini masih musim kemarau. 

"Mesin pompa air dan selang air terbatas. Asap tebal sehingga sulit dilalui mobil damkar dan penyebaran api meluas akibat cuaca panas serta angin kencang dan titik api semakin jauh dari jangkauan mesin pompa air," ungkapnya. 

Seperti diketahui, kebakaran lahan gambut di Aceh Selatan terjadi pada tanggal 14 Februari 2021.

Wilayah terdampak diantaranya pada desa di Kecamatan Samadua, Kecamatan Bakongan, Kecamatan Trumon, Kecamatan Kluet Tengah, Kecamatan Labuhan Haji, dan Kecamatan Sawang.

Adapun, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan petugas berwenang. (Buy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00