100 Hektare Suaka Margasatwa Kebakaran, Disebut Disengaja

Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Kebakaran di SM Giam Siak Kecil, Bengkalis. (Dok: istimewa/BBKSDA Riau).

KBRN, Pekanbaru: Kebakaran di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis menghanguskan lahan sekitar 100 hektar. Akses menuju lokasi kebakaran dan ketersediaan sumber air menjadi kendala pemadaman. 

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, mengatakan mobilisasi perlengkapan alat pemadaman ke lokasi menjadi kendala karena akses jalan yang jauh. 

"Lokasi kebakaran itu berada di Desa Bagan Benio yang akses jalannya cukup lumayan jauh. Sehingga itu akan menjadi terkendala sendiri memobilisasi perlengkapan terkait dengan ketersediaan perlengkapan untuk melakukan penanganan kebakaran juga ketersediaan air yang ada di sana," ungkap Suharyono, Kamis (4/3/2021). 

Akibatnya, pemadaman di habitat tanaman kantong semar ini memakan waktu cukup lama. Hingga hari ke 11 proses pemadaman masih terus berlangsung. 

"Jangkauan sumber air dengan titik kebakaran cukup jauh. Itulah menjadikan penanganan kebakaran di sana cukup panjang waktunya, sudah hari ke 11 kita berada di sana," jelas Suharyono. 

Kontur tanah di sana, lanjut Suhayono gambut membuat api semakin sulit dipadamkan. Jika hujan maka terendam, namun kemarau panjang selama seminggu kondisi tanah sangat kering. 

"Sehingga pemantik sekecil apapun bisa menjadi api yang susah dikendalikan. Tentunya kami yakini, alam tidak mengeluarkan api dengan sendirinya, tapi ini jelas perbuatan manusia," ungkapnya.

Pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pembakaran. 

"Saat ini tinggal manusianya yang memantik timbulnya api ini yang sedang kami lakukan penyelidikan lebih lanjut. Terjadi beberapa spot yang berkaitan tidak terpisah-pisah antara spot kebakaran pertama kedua ketiga hingga akhirnya menjadikan spot yang cukup luas," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00