FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Belajar Lewat TikTok, Bikin Daring Ogah Darting

Salah seorang guru SMAS Santa Maria, Medan, Mardimpu Sihombing, menggunakan Aplikasi TikTok melalui akun miliknya, @Mardimpu Sihombing, untuk menyampaikan materi belajar daring bagi para muridnya. Dan cara ini ternyata berhasil mengusir kejenuhan belajar daring dari para siswa (Dok. Istimewa/SS/Mardimpu Sihombing/RRI)

KBRN, Medan: Di masa pandemi ini banyak sekali masyarakat yang merasa bosan akibat beragam aktivitas tidak dapat dilakukan.

Salah satunya anak sekolah yang tidak dapat bertemu dengan teman dan juga gurunya secara tatap muka.

Belajar secara daring tentunya membuat siswa bosan dan gampang mengantuk.

Untuk itu para guru dituntut supaya dapat menciptakan kreativitas mengajar secara daring demi mengusir rasa bosan para murid.

Salah satu guru SMAS Santa Maria, Medan, Mardimpu Sihombing, mengatakan, mengajar secara daring memang kurang efektif, dikarenakan tidak bisa berkomunikasi secara langsung, ditambah koneksi internet yang hampir bermasalah setiap hari.

Apalagi siswa yang berbeda wilayah (kota/desa/kabupaten) tempat tinggal, pastinya akan mengalami masalah jaringan internet yang berbeda pula.

“Salah satu masalah yang membuat murid bosan ialah tidak bisa berkomunikasi secara langsung. Kalau saya biasanya ketika mengajar selalu menyelipkan permainan. Nah, kalau daring gini kan jadi susah,”ucap Mardimpu Sihombing kepada RRI.co.id di Medan, Selasa (31/8/2021).

Untuk itulah, masing-masing guru dituntut membuat kreativitas mengajar agar lebih produktif dan asyik di mata siswa, hingga memberikan mereka rasa nyaman dalam belajar.

Dan kreativitas yang ditempuh Mardimpu adalah lewat penggunaan Aplikasi TikTok.

Pemilik akun TikTok @mardimpusihombing, kepada RRI.co.id, mengatakan, menggunakan aplikasi TikTok bukan hanya untuk hiburan saja, dapat pula dijadikan media belajar.

Baginya sebagai seorang guru, dituntut untuk memahami pangsa pasar dan TikTok dinilai telah menjelma menjadi salah satu media sosial (medsos) yang sangat diminati anak kecil, remaja, hingga pemuda.

“Saya melihat ada peluang baik bagi saya untuk bisa diterapkan bagi peserta didik. Dan saya juga menggunakan TikTok tersebut sebagai salah satu media penyampai materi mengajar saya seperti media pengumpulan tugas untuk penilaian bagi murid saya,” tutur Mardimpu.

TikTok Keren

Aplikasi TikTok di tahun 2021 menjadi pilihan anak muda untuk penghalau kebosanan ketika harus berada di rumah akibat pandemi.

Dan dengan TikTok, ternyata banyak kreativitas anak muda yang muncul.

Terbukti sebagaimana dilaporkan Statista, per Februari 2021, pengguna aktif harian TikTok secara global diperkirakan mencapai 35,28 juta pengguna, baik IOS maupun Android.

Salah satu contoh video mengajar yang sudah Mardimpu Sihombing buat dari aplikasi TikTok ialah Pelajaran Geografi dan Sosiologi, yang dikemas dengan musik dan pengetahuan.

“Video yang saya buat sudah cukup banyak, dan tentunya mendapat respon yang baik dari siswa saya. Mereka lebih cepat menghafal pelajaran dan tidak bosan,” kata Mardimpu menambahkan.

Sementara itu, siswa SMAS Santa Maria Medan, Thesa, memberi tanggapan terkait media pembelajaran dari TikTok.

Menurut Thesa, sebagai generasi Zillenial, dia merasakan pembelajaran dari TikTok sangat menyenangkan.

Meski awalnya sempat berpikir kalau TikTok adalah media yang banyak memiliki konten negatif, akan tetapi penilaian subyektif itu perlahan hilang setelah melihat dengan nyata bahwa TikTok ternyata dapat digunakan dengan baik oleh gurunya sendiri sebagai prasarana belajar yang menyenangkan.

“Saya sangat senang. Karena awalnya kan banyak komentar negatif tentang konten di TikTok, tapi saat muncul materi pembelajaran lewat TikTok, sisi positif dari TikTok itu langsung terlihat. Jadi bukan hanya sisi negatif saja. Dengan belajar lewat TikTok, saya juga bisa mengasah kreativitas saya dalam mengedit, bernyanyi, menari, serta bermain peran. Sangat relaks ketika dapat menggunakan kreativitas sendiri dalam belajar dan berkarya. Selain dapat pengetahuan dari materi pembelajaran, juga dapat skill berkreasi di TikTok,” papar siswi Kelas XII IPS 1 ini kepada RRI.co.id. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00