Bisakah Mengantisipasi Asteroid Tidak Jatuh ke Bumi?

Foto: Ilustrasi Asteroid/Istimewa

KBRN, Jakarta:  Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan  tidak ada yang bisa diantisipasi sebelum meteor atau asteroid jatuh ke bumi.

Hal itu disampailan Kepala Lapan Thomas Djamaluddin untuk menanggapi suara dentuman di Bali yang mirip dengan peristiwa asteroid jatuh di Bone, Sulawesi Selatan.

"Asteroid tidak bisa diprakirakan untuk antisipasinya. Jadi, tidak ada yang bisa dilakukan oleh lembaga antariksa, termasuk LAPAN," katanya kepada RRI.co.id pada Senin (25/1/2021).

Ia juga menyatakan dugaan LAPAN soal asteroid jatuh di Buleleng, Bali diperkuat oleh peneliti NASA yang menggunakan data infrasound. Kemudian, data infrasound mengindikasikan adanya asteroid jatuh yang diperkirakan berdiameter 10 meter.  

Baca juga: Asteroid Jatuh Diduga Jadi Penyebab Dentuman Bali

"Belakangan diketahui juga seismograf BMKG terdekat merekam getaran 1,9 magnitudo. Dilaporkan warga mendengar ledakan di Buleleng ditambah kesaksian warga lain yang melihat benda bercahaya di langit yang jatuh di laut," katanya.

"Diduga asteroid tersebut berukuran beberapa meter, lebih kecil daripada asteroid Bone," sambungnya.

Sebelumnya, warga Buleleng, Bali, dihebohkan dengan suara dentuman misterius pada Minggu (25/1/2021) pada pukul 10.00 Wita.

Baca juga: Dentuman Bali, Apa Penyebab Asteroid Jatuh?

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00