Tagar Uninstall WhatsApp Kembali Riuh

Foto: WhatsApp

KBRN, Jakarta: WhatsApp masih menjadi perbincangan warganet karena rencana aturan privasi baru aplikasi pertukaran pesan untuk para pengguna di dunia. 

Kebijakan privasi itu mendesak pengguna menyetujui pemberian data kepada Facebook yang berlaku 8 Februari, namun Whatsapp menyatakan menunda pelaksanaannya.

Dalih whatsapp, pada 15 Januari lalu, penundaan itu untuk menjernihkan misinformasi seputar cara kerja privasi dan keamanan aplikasi.

Meskipun demikian, di sosial media Twitter telah ramai gerakan seruan dengan menggunakan tagar UninstallWhatsApp.

Lewat tagar tersebut, mereka melawan langkah Whatsapp yang memaksa pengguna untuk setuju membagi data mereka dengan Facebook jika ingin tetap menggunakan layanannya.

Pemberitahuan muncul saat pengguna membuka Aplikasi. Jika tak setuju dengan pembaruan, pengguna bisa menghapus akun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00