Ribuan BTS Bakalan Dibangun di Wilayah 3T

Menkominfo, Jhonny G Plate saat Penyampaian Laporan Program Kerja Peluncuran Konektivitas Digital Nasional di Istana Negara (Dok Tangkap Layar YouTube Kominfo)

KBRN, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Jhonny G Plate menyebut bahwa pihaknya bakalan membangun 7.904 Base Transceiver Station (BTS) sebagai penunjang jangkauan jaringan internet di berbagai wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) di Indonesia.

Pembangunan BTS itu kata Jhonny akan dibagi menjadi dua tahap.

"Pembangunan BTS di 4.200 desa/kelurahan pada tahun 2021 serta 3.704 desa/kelurahan pada tahun 2022 melenglapi seluruh desa/kelurahan wilayah 3T dengan sinyal internet 4G," kata Jhonny saat menyampaikan laporan kerja program Konektivitas Digital Nasional 2021 di Istana Negara, yang disiarkan secara daring pada YouTube Channel Kemkominfo, Jakarta (26/2/2021).

Hal itu ungkap Jhonny, ditujukan untuk mewujudkan transformasi digital Indonesia di tengah perkembangan teknologi dunia.

Bahkan dengan adanya dampak pada berbagai sektor akibat hantaman pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah, pembangunan BTS tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Tidak saja menjadi prasyarat bagi transformasi digital, tetapi juga menjadi akselerator bagi transformasi dan reaktifator untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional disaat pandemi Covid-19," ungkap Jhonny.

Lebih lanjut Jhonny menyatakan, bahwa program kerja dengan nilai mencapai Rp28.3 triliun itu akan didanai dari setiap Tahun Anggaran (TA) 2021 hingga 2024 dengan 5 paket kontrak kerjasama berbagai pihak.

"Penyelenggaraan proyek ini terdiri dari 5 paket kontrak payung Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 2024 yang terdiri dari unsur kapital expendicer dan operasional expendicer seluruhnya sejumlah RP 28,3 T yang akan di danai pada setiap TA dari komponen Universal Service Obligation sebagian dari alokasi penerimaan negara bukan pajak sektor Kominfo dan Rupiah murni," pungkasnya. (Buy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00